Mitos Diet Keto, Diet Rendah Karbohidrat

Keto diet merupakan jenis diet terbaru yang diikuti banyak orang. Inilah mitos tentang Keto Diet yang tidak boleh dipercaya, namun perlu untuk diketahui kebenarannya. Simak informasinya yuk!

Mitos Diet Keto, Diet Rendah Karbohidrat

Jika kamu merupakan seseorang yang selalu bereksperimen berbagai macam diet, maka kamu pasti pernah mengalami berbagai pantangan jenis makanan, bukan?

Misalnya, orang yang ingin membangun massa otot harus mengkonsumsi makanan kaya protein, dan orang yang tertarik menurunkan berat badan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak.

Ada sejumlah jenis diet yang dirancang khusus untuk tujuan kesehatan tertentu dan tidak semua makanan bekerja untuk semua orang. Sebenarnya, mengikuti diet tertentu saat menderita penyakit telah terbukti sangat berbahaya!

Misalnya, jika seseorang menderita kekurangan gizi mengkonsumsi makanan berkalori sangat rendah, kondisinya bisa diperburuk orang tersebut.

Jadi, sangat penting untuk mengetahui jenis diet yang Anda ikuti. Kini, Keto diet merupakan jenis diet terbaru yang diikuti banyak orang. Inilah mitos tentang Keto Diet, yang tidak boleh Anda percayai, namun anda perlu untuk mengetahui nya. Simak informasinya berikut ini:

Apa itu Diet Keto?

Apa itu Diet Keto?

Pertama-tama, untuk belajar tentang mitos tentang diet keto, Anda harus mengerti apa sebenarnya jenis makanan ini.

Singkat kata untuk diet 'ketogenik', metode diet ini mengharuskan orang untuk benar-benar memotong karbohidrat dari makanan sehari-hari mereka dan memasukkan makanan yang kaya protein dan lemak.

Tujuan utama diet keto adalah untuk merangsang tubuh membakar lebih banyak lemak, dengan bantuan protein, bukannya membakar karbohidrat!

Diet keto telah terbukti sangat berhasil dalam membantu penurunan berat badan.

Mitos 1: Keto Diet adalah Diet Iseng

Mitos 1: Keto Diet adalah Diet Iseng

Banyak orang merasa bahwa diet keto adalah "diet ketat", yang berarti, ini tidak efektif untuk jangka panjang dan hanya membantu orang melihat hasilnya pada awalnya.

Namun, sejumlah penelitian dan survei telah membuktikan bahwa diet keto sangat efektif meski dalam jangka panjang, karena persyaratan diet ini sudah diuji secara ilmiah.

Mitos 2: Diet Keto Sulit Diikuti

Mitos 2: Diet Keto Sulit Diikuti

Orang sulit mengikuti diet keto ini karena diet keto melibatkan pemotongan sebagian besar porsi karbohidrat dari makanan harian Anda, seperti nasi putih, roti, dan lain-lain, yang merupakan makanan pokok, rasanya sangat sulit untuk diikuti. Apalagi untuk orang indonesia, belum makan nasi belum disebut makan.

Namun, sama seperti dengan diet lainnya, DIet keto memerlukan waktu yang cukup lama bagi seseorang untuk terbiasa dan tidak terlalu sulit jika sudah terbiasa.

Mitos 3: Diet Keto Hanya Mengurangi Berat Air

Mitos 3: Diet Keto Hanya Mengurangi Berat Air

Kenapa orang beranggapan bahwa diet keto hanya mengurangi berat air dalam tubuh? Karena diet keto tidak melibatkan pemotongan semua lemak dari makanan Anda dan hanya memotong porsi karbohidrat, beberapa orang percaya bahwa itu sebenarnya tidak dapat membantu penurunan berat badan, karena hanya mengurangi berat air untuk sementara. Namun, diet keto telah terbukti membantu mengurangi kandungan lemak tubuh juga loh!

Mitos 4: Diet Keto Tidak Baik Bagi Hati

Mitos 4: Diet Keto Tidak Baik Bagi Hati

Mitos diet keto tidak baik untuk hati merupakan mitos terpopuler lainnya yang dipercaya banyak orang dan merasa bahwa diet keto dapat mempengaruhi hati secara negatif. 

Namun, mitos ini tidak memiliki dasar ilmiah atau bukti. Sebenarnya, karena karbohidrat tidak sehat dikecualikan dari anjuran makanan pengikut diet keto, banyak ahli gizi merasa sehat untuk jantung!

Mitos 5: Diet Keto Hanya Bekerja Jika Kurang/Jarang Makan

Mitos 5: Diet Keto Hanya Bekerja Jika Kurang/Jarang Makan

Tidak seperti diet tertentu yang mengharuskan orang untuk memiliki kalori sangat sedikit per hari, diet keto memungkinkan orang untuk makan jumlah kalori biasa sesuai dengan BMI (Body Massa Index) mereka, kecuali untuk menghilangkan karbohidrat dari menu makan mereka.

Sebenarnya diiet keto dirancang sedemikian rupa, meski kamu merasa kenyang, kamu masih bisa melihat hasilnya!

Mitos 6: Diet Keto Memiliki Protein Tinggi

Mitos 6: Diet Keto Memiliki Protein Tinggi

Orang selalu salah beranggapan dengan diet keto ini, hanya karena diet keto mengharuskan orang untuk mengurangi porsi karbohidrat dan menambahkan lebih banyak protein dan lemak sehat, tindakan tersebut tidak menjamin anda telah memenuhi kebutuhan protein per hari.

Kebutuhan protein per hari tergantung pada seberapa banyak makanan kaya protein yang secara sadar kamu tambahkan pada makanan. Banyak dari kita mungkin lupa mengkonsumsi cukup protein dan malah meningkatkan risiko kekurangan protein.

Mitos 7: Diet Keto Sehat untuk Otak

Mitos 7: Diet Keto Sehat untuk Otak

Sekarang, setelah kamu membaca serangkaian mitos diatas mungkin akan banyak dari kita percaya bahwa diet ketogenik sangat sehat, bukan?

Nah, meskipun lebih sehat dibandingkan dengan jenis diet lainnya, hal itu memang datang dari pemahaman diri sendiri.

Bila tubuh Anda tidak mendapatkan cukup karbohidrat, fungsi otak Anda mungkin memburuk dan Anda mungkin mengalami kelelahan sementara, kurang konsentrasi, dll.

Jadi tetap harus seimbang, jangan sampai kamu menghilangkan benar-benar nasi dari daftar makanan harian kamu demi mengkonsumsi protein dan lemak tak jenuh lebih banyak.

Mitos 8: Keto Diet akan Menurunkan Kemampuan Berolahraga

Mitos 8: Keto Diet akan Menurunkan Kemampuan Berolahraga

Nah, pada poin sebelumnya kita membaca bahwa diet rendah karbohidrat seperti keto bisa menurunkan fungsi otak dan bisa menyebabkan kelelahan sementara.

Namun, jika Anda memastikan bahwa Anda mengkonsumsi cukup protein dan mineral melalui makanan Anda, Anda pasti tidak memiliki masalah dalam melakukan latihan, karena sejumlah profesional kebugaran mengikuti diet keto untuk menunjang hasil latihan otot tentunya.

mitos diet keto karbohidrat protein otak olahraga